Only One


Only One

Author: Mulan a.k.a Jung Soo HEe

Cast: Yoona, Kyuhyun

Lenght: OneShot, -700 words.

Genre: romance, and *secret*

 

Hallo, maaf nih buat ff secret-nya belom bisa dipost. masih sibuk-_-. Oke, sebagai gantinya, aku bikin fanfic KyuNa lagi nih. Ini terinspirasi, dari lagu BoA-Only One (hanya awalnnya saja). So, yang mau baca fanfic ini, disarankan mendengarkan lagu BoA Only One (tapi kalo bagian akhir jangan yah! rada aneh kalo sambil denger lagu Only One kalo yg bag akhirnya) . Oke, tak mau berlama lama lagi. Check is out!

 

Seorang namja sedang menunggu seseorang di café, TING. Bel yang terletak diatas pintu café yang sederhana itu berbunyi, pertanda ada seorang pengunjung datang. Yeoja itu-pengunjung- melihat ke semua sudut café itu, sepertinya yeoja itu sedang mencari seseorang. Sang namja yang-yang sedang menunggu tadi- pun melihat yeoja itu. Dia melambaikan tangannya, pertanda orang yang yeoja itu cari ada di sini, dia.

Yeoja itu duduk dihadapan namja. Tak ada kata yang keluar dari bibirmereka berdua. Hanya kecanggungan yang menyelimuti mereka. Tiba-tiba mulut sang namja terbuka. Mengeluarkan beberapa kata.

“Hai, Yoona-ya. Hmm, jadi sekarang. Apa kabar?” ucap sang namja kepada sang yeoja-Yoona. Berbasa basi menanyakan kabar, untuk mencairkan suasana mungkin.

“Aku, baik. Kau sendiri Kyuhyun-ah?” jawab Yoona.

“Aku juga baik” jawab namja yang dipanggil Kyuhyun itu.

“Bagaimana dengan eommonim?” Tanya yeoja itu khawatir.

“Eomma sudah lebih baik dari pada kemarin” jawab Kyuhyun itu, sekedar untuk menenangkan Yoona yang terlihat khawatir.

“Huh..” Yoona menghembuskan nafasnya.

“Syukurlah” ucapnya tenang.

Hening, percakapan diantara dua insane manusia itu berakhir cepat. Sunyi, setelah mereka berbasa basi menanyakan kabar, tidak ada yang bicara lagi.

Mereka seperti dua orang yang tak pernah bertemu. Seperti tidak ada topic menarik untuk dibicarakan, hanya untuk mencairkan suasana yang dingin ini. Sepertinya tak ada sama sekali topic yang pas untuk mencairkan kesunyian yang dingin ini.

“Eunghh, Yoona-ya” panggil Kyuhyun dengan nada yang pelan, sangat pelan. Nyaris tak terdengar oleh Yoona.

“Ya?” tanya Yoona bingung.

“Eunghh…” Kyuhyun bingung ingin bicara apa, lidahnya kelu. Bahkan untuk mengucapkat satu huruf saja rasanya tidak sanggup.

“Ya?” Yoona mengulangi ucapannya yang tadi.

“Sebaiknya…” Kyuhyun menggantungkan ucapannya, wajahnya menjadi tegang. Sikap Kyuhyun membuat Yoona mengerutkan dahinya pertanda ia bingung. Kyuhyun menarik nafas panjang, lalu menghembuskannya kasar.

“Sebaiknya, hubungan kita….” lagi lagi Kyuhyun menggantungkan ucapannya, sepertinya ia tak ingin menyakiti hati Yoona.

“Berakhir?” tanya Yoona ragu. ‘Ya Tuhan. Semoga hari yang ku takutkan tidak terjadi. Semoga Kyuhyun oppa akan tetap bersamaku’ batin Yoona bergumam.

“Bukan, bodoh! Kau kira aku sudi mengakhiri hubungan kita?” tanya Kyuhyun, kaget dengan tanggapan Yoona.

“Habisnya wajahmu itu serius sekali. Aku kira kau akan mengakhiri hubungan kita, seperti yang sering ku baca di novel-novel” jawab Yoona asal.

“Keke, Yoona. Yoona. Kau sih terlalu banyak membaca novel novel. Lihatlah dampaknya pada dirimu itu, dalam kepalamu hanya ada novel dan novel, aku bahkan bingung apa kau sempat memikirkanku disaat kau sedang memaca novel-novelmu yang setebal kasur itu.” Ucap Kyuhyun mengejek Yoona.

“Whatever. Jadi yang ingin oppa bicarakan apa?” tanya Yoona penasaran.

“Sebaiknya hubungan kita berlanjut ke tahap yang lebih tinggi *?*. Aku tak ingin kehilangan cahaya-ku” ucap Kyuhyun, mencoba menggombal, mungkin.

“Tenang saja ‘cahaya-mu’ akan selalu ada di sisimu. Disaat kau sedih atau pun senang” jawab Yoona semangat.

“Memangnya ka tahu siapa ‘cahaya-ku’ itu?” tanya Kyuhyun, mencoba menggoda Yoona.

“Tentu saja aku! Memangnya siapa lagi” ucap Yoona dengan percaya diri.

“PD sekali kau. ‘cahaya-ku’ adalah Eomma, bukan kau” canda Kyuhyun.

“Yak! Cho Kyuhyun!!” ucap Yoona langsung memukul lengan Kyuhyun. Kyuhyun tertawa geli saat melihat air muka Yoona yang konyol.

“Ya ya ya. Im Yoona adalah matahariku, cahayaku, dan segalanya bagiku” ucap Kyuhyun penuh dengan peghayatan.

BLUSH, wajah Yoona memerah seperti kepiting rebus.

“Yoona. Wajahmu memerah, keke”Canda Kyuhyun-lagi-.

“YAK!! TUAN CHO!” teriak Yoona.

“Sttt” Kyuuhyun menempelkan jari telunjuknya di bibir Yoona, membuat Yoona terdiam. Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona. 3 cm, 2 cm, dan sekarang wajah mereka hanya berjarak 1 cm. Kyuhyun langsung menarik tengkuk Yoona agar mendekat. Akhirnya, bibir mereka bertemu. Mereka berciuman.

Dunia ini serasa milik mereka berdua, bahkan tatapan aneh dari para pengunjung cafe tak mereka hiraukan dan malah melanjutkan acara berciumannya.

END

 

Gimana, gimana? Gaje kah ff saya? Huaaa, maaf ya kalau nggak memuaskan.

Jari lagi pegel nih buat ngetik, ide ini tiba tiba muncul. Tadinya alurnya mau buat yang kayak di MV Only One – Boa drama ver. Tapi malah jadi gini. Eotthoke? Ancur ya? T.T

Advertisements

11 thoughts on “Only One

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s